Kerak Telor

Kerak Telor

Indonesia sebagai negara yang kaya budaya tentunya memiliki banyak kuliner khas masing-masing daerah. Siapa yang tidak mengenal kuliner khas ibukota yang satu ini. Kerak telor dapat dikatakan sebagai brand ambassador Kota Jakarta terutama daerah seputaran monas. Kuliner satu ini sering kali selalu diidentikkan dengan Kota Jakarta.

Kerak telor ini memiliki cita rasa yang gurih dan legit. Sejak Jakarta dikenal dengan nama Batavia, kuliner yang satu ini telah menjadi primadona dikalangan masyarakat. Tidak hanya penduduk pribumi saja, bahkan kaum kolonial juga menikmati kuliner ini. Jika berniat ingin mencicipi kuliner yang satu ini dibandrol dengan harga kisaran 8 ribu rupiah sampai 15 ribu rupiah. Kepopuleran makanan khas yang satu ini melebihi soto betawi, karedok, gado-gado, dan ketoprak.

Asal Mula Kerak Telor

Berdasarkan studi khusus kuliner yang dilakukan oleh Yahaya Andi Saputra, ditemukan fakta bahwa kerak telor merupakan hasil dari proses akulturasi. Pada abad ke-5 Jakarta merupakan kawasan perdagangan internasional dan terdapat area pelabuhan Sunda Kelapa. Perdagangan yang terjadi tersebut menyebabkan akulturasi budaya sehingga lahirlah salah satu hasilnya adalah kuliner.

Kandungan Gizi

Berikut kandungan gizi dalam sepiring kerak telor :

  • Karbohidrat 80%
  • Lemak 4%
  • Protein 6%
  • Air 10%

Selain itu kerak telor juga mengandung protein hewani, sehingga dapat dikatakan makanan khas yang satu ini kaya akan karbohidrat dan protein.

Proses Pembuatan Kerak Telor

Proses pembuatan kerak telor yang kurang dari 15 menit sehingga disebut fast food Kota Jakarta. Disamping itu harga yang merakyat membuat semua kalangan dapat menikmatinya. Biasanya para wisatawan rela mengantri untuk menikmati kuliner kebanggaan Kota Jakarta ini.

Cara memasak kerak telor juga terlihat cukup unik. Pertama telor dimasukkan dalam wajan tanpa minyak, ketika sudah setengah matang kemudian wajan yang berisi telor ini dibalik ke arah arang dalam anglo. Tak lupa pula dibiarkan dalam keadaan seperti itu hingga matang dan menjadi kerak. Permukaan telok yang terlihat sedikit gosong ini lalu diangkat dan diberi bumbu khusus dan siap untuk disajikan. Rasa khas, gurih, legit dan aroma yang menggoda dari kerak telor berasal dari cara memasak diatas anglo arang tersebut.

Lokasi Kerak Telor

Kerak telor telah terbukti sebagai makanan terfavorit warga ibukota. Dalam acara-acara besar di Jakarta meskipun banyak stand fast food lain yang berjualan, kerak telor selalu laris manis dan diantri oleh warga. Kamu yang ingin mencicipinya tidak perlu repot-repot ke Pasar Raya Jakarta, berikut ini adalah beberapa tempat yang menjual kerak telor yakni :

  • Depan lapangan Musium Fatahillah, kawasan wisata Kota Tua, Jakarta
  • Hutan Kota Srengseng di daerah Jakarta Barat
  • Warung kerak telor yang ada di Foodcourd Citanjung Mall
  • Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur.