Takoyaki Makanan Khas Jepang yang Mendunia

Takoyaki Makanan Khas Jepang yang Mendunia

Takoyaki adalah nama makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya. Takoyaki biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai camilan. Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki yang disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang.

Sebelum bernama takoyaki makanan ini dahulu sering disebut Choboyaki. Choboyaki adalah makanan yang dibuat dengan tepung terigu lalu diisi dengan konnyaku yang merupakan awal dari takoyaki. Konnyaku adalah tumbuhan tahunan yang tumbuh dari umbi besar yang berdiameter 25cm. Setelah Choboyaki berevolusi menjadi Rajioyaki. Rajioyaki adalah seperti Choboyaki tetapi didalamnya dibuat dengan isi urat sapi atau bahan – bahan lainnya. Makanan ini dinamakan Rajioyaki karena bentuknya mirip dengan tombol yang ada di radio pada saat itu. Pada tahun 1933, ada sebuah kios yang bernama Aizuya yang menjual Nikuyaki. Nikuyaki perkembangan dari Choboyaki tetapi isinya atau campurannya adalah daging sapi. Pada tahun 1935, Aizuya kembali membuat trobosan baru dengan mengambil ide dari Akashiyaki yaitu memasukan gurita dan juga telur ke dalam Rajioyaki dan menyebut nama makanan itu dengan nama Takoyaki.

Sewaktu ada matsuri sering dijumpai kios penjual takoyaki sebesar bola tenis (jambotako) yang menjual takoyaki secara satuan. Takoyaki dimakan dengan menggunakan tusuk gigi, tetapi di Tokyo dimakan dengan menggunakan sumpit sekali pakai. Penjual takoyaki selalu memberikan 2 batang tusuk gigi untuk satu orang, karena takoyaki yang ditusuk dengan sebatang tusuk gigi bisa berputar-putar sewaktu diangkat dan jatuh sebelum masuk ke mulut. Pada mulanya, takoyaki dijual dengan menggunakan tusukan bambu dengan isi 3 buah per tusuk. Di sekitar tahun 2000 masih bisa dijumpai sebuah kios yang menjual takoyaki dengan tusukan bambu di Prefektur Aichi, tetapi sekarang sudah tutup dengan alasan usia lanjut penjualnya. Harga takoyaki bisa berbeda-beda bergantung wilayah dan kios yang menjual.

Sedangkan di Indonesia kita biasanya menemukan takoyaki pada saat event – event yang berhubunggan dengan Jepang, seperti pada saat Ennichisai dan juga di restoran – restoran yang bertemakan negeri sakura / Jepang. Harga takoyaki di Indonesia biasanya berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000an untuk 5 atau 6 takoyaki. Seiring berkembangan jaman di Indonesia takoyaki juga dapat ditemukan dimanapun bukan hanya di restoran – restoran yang bertemakan negeri sakura / Jepang tetapi di pedagang kaki lima (PKL) karena pedagang kaki lima membuat perubahan dengan mengubah isinya seperti sosis atau nugget. Yang dapat ditemukan di sekolahan atau mulai dari SD, pedagang yang berjualan takoyaki dengan harga Rp 5.000 untuk 4 takoyaki dengan bumbu sause dan mayonaise. dan jika anda sedang berkunjung ke Bandung, ada beberapa lokasi penjual takoyaki keliling yang bisa anda temui untuk menghemat uang anda :
Lucky Takoyaki
Takoyaki & Martabak Telor
Lucky Takoyaki
Lucky Takoyaki
Lucky Takoyaki