Ternyata ini Bahan Baku Tahu Bulat

Ternyata ini Bahan Baku Tahu Bulat

Tahu merupakan hasil olahan dari bahan dasar kacang kedelai yang melalui proes pengendapan atau penggumpalan oleh bahan penggumpal. Kacang kedelai sebagai bahan dasar pembuatan tahu mempunyai kandungan protein 30-45%. Jika dibandingkan dengan kandungan protein pada bahan makanan lainnya seperti daging (19%), ikan (20%), dan telur (13%). Ternyata kedelai ini merupakan bahan pangan yang mengandung protein tertinggi. Tidak hanya murah, tetapi juga mengandung protein yang banyak pula. Di Indonesia, tahu jelas ikut menunjang peranan dalam pola makanan sehari - hari sebagai lauk - pauk maupun sebagai makanan ringan.

Pembicaraan mengenai makanan ringan, wargi Bandung yang selalu inovatif dalam berkreasi sehingga menghasilkan olahan jajanan ringan berbahan dasar tahu yang begitu lezat dan unik. Salah satu jajanan tahu yang tentunya berbahan dasar tahu yang bisa dicicipi adalah tahu bulat. Tahu bulat merupakan salah satu macam gorengan yang dijajakan PKL (Pedagang Kaki Lima) untuk mengurangi pengangguran atau sebagai usaha atau lowongan pekerjaan. Tahu yang dikenal biasanya berbentuk kotak tapi jelas berbeda dengan tahu ini. Inovasi yang hadir dari bentuk tahu yang berbeda ini membuat tahu ini dipandang unik. Tahu bulat diolah dengan cara digoreng garing dan sangat enak disajikan hangat. Biasanya disajikan dengan sambal, cengek, ataupun bubuk cabai di atasnya. Makanan ini juga cocok dikonsumsi ketika musim hujan. Selain tahu isi, tahu goreng tanpa isi atau tahu pong ini juga enak. Tahu bulat juga sudah banyak dijual di Bandung, Semarang, Jakarta dan kota – kota lainnya atau seluruh Indonesia.

Tahu Bulat seperti tahu tanpa isi atau tahu pong tetapi berbentuk bulat dengan rasa gurih dan lezat. Biasanya, tahu bulat dijual di sebuah mobil bak terbuka yang berkeliling tempat atau di sekolahan dengan suara khas. Tahu Bulat di bandrol dengan harga Rp500,00 per-buah serta menggunakan bubuk bumbu beraneka macam seperti bumbu pedas, barbaqeu, dan jagung manis serta lainnya.

Saat ada acara bazaar makanan atau Great Sale yang biasanya berlangsung selama satu bulan. Konsep kegiatan tersebut berbeda dengan acara serupa di negara manapun. Jadi tidak hanya mal dan shopping center saja, tapi juga pedagang kaki lima (PKL) ikut memberikan diskon seperti penjual tahu bulat. PKL dalam acara ini yang sudah dibina Pemkot bisanya. Mereka antara lain PKL di basement alun-alun dan basement plaza. Great Sale merupakan rangkaian menyambut HUT suatu kota dan memeriahkan PON biasanya. Semua merayakan Great Sale, mulai pedagang kecil hingga pedagang besar. Semua lini perdagangan ikut serta menyemarakkan momen khusus potongan harga produk mulai 10 hingga 90 persen. Mal, distro, hotel, kafe, factory outlet, restoran, toko online, hingga usaha kecil menengah ikut terlibat. Masyarakat yang mau berbelanja bertepatan event Great Sale ini bisa mendatangi tempat - tempat yang menjadi official merchant bertanda atau memasang stiker khusus. Acara diskon ini untuk meningkatkan ekonomi dan kunjungan wisata suatu kota. Dan acara ini menguntungkan untuk para PKL seperti tahu bulat atau makanan lainnya khas kota untuk mengenalkan ke kota – kota lain ataupun internasional serta lebih mencintai produk – produk atau makanan Indonesia.

Tahu bulat diminati seluruh warga masyarakat Indonesia dari kalangan anak – anak, remaja hingga orang tua sebagai cemilan dan juga bias sebagai lauk – pauk karena rasa gurihnya. Hingga sekarang tahu bulat masih banyak peminat dan para PKL banyak yang berjualan dari yang berkeliling hingga yang mangkal.

Berikut beberapa pedagang tahu bulat yang bisa anda temukan : 

Tahu Bulat Sotong
tahu bulat basreng
Tahu Bulat Intan
Tahu Bulat ancur
Tahu Bulat Abah Oyang
Tahu Bulat, Basmut, Sotong & Basreng   
 

Selain pedagang tahu bulat, anda dapat mencari pedagang keliling lainnya di aplikasi Mamang